Elegi Hati

Siluet biru hadir memenuhi rongga hati.,

Hatiku tercuri olehnya..

Lelaki yang kukagumi,

Menenggelamkanku dalam perasaan abstrak

Dia yang kukagumi itu,

Membiarkanku sendiri berteman bimbang

Dia yang kukagumi,

Membawaku masuk dalam dunia ketidakpastian

Lelaki yang kukagumi itu,

Membiarkanku berlari dikejar waktu.,

Waktupun tertawa melihatku menunggu..

Lelaki yang kukagumi, terseyum simpul disudut ruang itu..

“Haruskah ku sampaikan pesan tersirat ini padamu?”

Wahai.. lelaki yang kukagumi…

 

 

 

By DinDyNa

For someone who give me inspiration

Image

Kejujuran+Komunikasi= Risalah Hati

Lirik lagu dibawah ini sangat cocok untuk mengawali pembahasan kita mengenai sebuah risalah hati. Lagu yang dibawakan oleh Melly Goeslaw feat Ari Lasso, telah sukses mendeskripsikan sebuah sifat cinta yang begitu abstrak. Simak baik-baik ya…

Tiba-tiba engkau ada

Kemudian engkau hadir

Laksana kerdil ku memalu

Lihat aku lebih dalam

Dimatamu ku melihat ada cinta yang tersirat

Tirani hati merebak…

Barangkali aku salah

Ku terdiam bukan bisu

Ku Tau engkau besar malu

Tutupi rasa gelisah..

Biar saja waktu nanti yang menikmati kisah ini

Bersamamu aku senang

Belum juga kah kau menyadarinya

Akulah yang pantas untuk kau cintai

Di bawah langit biru aku bersumpah diriku tanpamu,

“apa artinya cinta?”

Cinta ini sudah menelan waktuku

Siang malam hanya untuk pikirkan engkau

Sejuta kali aku berani bersumpah diriku tanpamu,

“apa artinya cinta?”

Risalah hati ada karena sebuah proses yang disebut jatuh cinta. Jatuh cinta hanya bisa dirasakan tanpa tau arti dan makna “cinta” itu sendiri. Sebenarnya rasa cinta itu amat menyiksa apabila tidak dipahami. Memahami sebuah perasaan sangatlah sulit dilakukan. Dalam konteks jatuh cinta, sebuah perasaan begitu sulit dipahami, dimengerti dan dipecahkan. Ibarat sebuah soal ujian yang tak pernah terjawab. Sebenarnya setiap persoalan dan permasalahan pasti ada kunci jawabannya.  Jika berbicara mengenai urusan “Risalah Hati” yang sangat rumit, kunci jawabannya adalah kejujuran dan komunikasi. Berusahalah jujur dengan apa yang hati kita rasakan. Jujur dan akuilah perasaan yang kamu rasakan dimulai dari diri sendiri dan yakinkan hatimu. Langkah kedua adalah komunikasikan kejujuran hatimu itu pada seseorang yang kau tuju. Memang berbicara itu gampang, namun prakteknya yang sulit. Terlepas dari konteks itu, Rasa Cinta memang harus diungkapkan, ibarat soal ujian yang harus segera dikerjakan dan ditemukankan jawabannya. Dan apabila hasil akhirnya tidak mendapatkan sebuah apresiasi, maka janganlah ada rasa menyesal. Seseorang yang mencoba  menemukan sebuah jawaban, dialah manusia yang sejati. Setidaknya mereka telah menemukan jawaban dan tidak hanya diam dalam ketidaktahuannya, menemukan kepastian dalam dugaannya.

Kalau tidak diungkapkan.., ujung-ujungnya seperti lagunya “Padi-Kasih Tak Sampai”.. hehehe..

Jika pada akhirnya jawaban itu berujung pada sebuah kata penolakan, jangan pernah kau menyesal, karena dalam sebuah rasa cinta tidak ada Penyesalan.. Konsekuensi dari Jatuh Cinta itu adalah Sakit Hati.., “Jika Anda berani Jatuh Cinta maka bersiaplah untuk Sakit Hati. Namun jangan sampai rasa sakit hati itu membutakanmu untuk berjalan menuju pintu lain yang sedang menunggu untuk kau masuki.. percayalah bahwa Tuhan telah menyiapkan seseorang yang kau butuhkan bukan yang kau inginkan. Dan semua itu.. tersaji dalam sebuah balutan takdir cinta yang kan indah pada waktunya.. ^_^

 

 

By DinDyNa

Untuk seseorang yang t’lah memberiku inspirasiImage