22 Rangkaian Kisah

D alam setahun ini, aku mengalami serangkaian peristiwa suka, duka, cinta dan kecewa.

I rama kehidupan ditahun ini ibarat roller coster. Penuh tantangan dan cukup mengaduk-aduk perasaanku.

N amun beberapa bulan diawal tahun ini, serangkaian peristiwa yang penuh kenangan terjadi.

A ku mulai merasakan jatuh cinta. Aneh namun nyata., setiap hari hidupku diselimuti suka dan semangat. hehehe..

 

I ndahnya perasaan cinta seketika memudar. Sebuah peristiwa yang membuatku “kecewa” mulai terjadi. Ini tentang persahabatan.

M anusia pasti pernah mengalami keadaan terpuruk dalam hidupnya.

A kupun merasakannya. Aku sangat percaya tentang arti sahabat.

N amun kepercayaanku tergoyahkan. Kita akan mengetahui siapakah sahabat yang benar-benar sejati, ketika kita berada dalam keadaan terpuruk.

U ntuk itu, aku bersyukur karena Tuhan telah menunjukkan arti sahabat dan siapa sahabat sejati yang sesungguhnya.

L embaran baru dalam kehidupanku mulai kubuka. Tak mau berada lama dalam keterpurukan, akupun bangkit. Semua itu karena “cinta” dari orang-orang yang kusayang.

 

K au, seseorang yang masih berdiam dalam lubuk hatiku kembali menggoreskan pena cinta yang mulai memudar.

H anya hatiku yang tau tanpa hatimu ketahui. Rahasia hatiku tak dapat tersimpan lama.

O rang yang selalu saja mengganggu pikiranku, itulah dirimu.

L antas apakah kau juga merasakan perasaan yang sama sepertiku?

I ngatanku tentangmu tak pernah memudar sedikitpun. Senyum ramah dan tatapan mata yang teduh itu selalu melekat dipikiranku.

D isetiap sudut lorong kampus, ada kenangan tentang pertemuan kita. Mungkin ini tampak berlebihan bagimu. Namun inilah kejujuran hatiku.

A ku benar-benar jatuh hati padamu..,

H anya saja ku tak punya nyali tuk mengungkapkannya. Aku tak tahu tentang perasaanmu yang sebenarnya. Kau sulit kupahami. Perlahan senyum ramah dan sorot matamu yang teduh mulai memudar dari pandanganku. “Apa mungkin hatimu telah terpaut dengan yang lain?” 😥

1 kesempatan yang ku inginkan tuk membuktikan semuanya padamu. Ini tentang rasa dalam hatiku., Sebelum bulan terakhir ini benar-benar menjadi penutup tahun, ku ingin mengetahui perasaanmu..Dan ku telah mengetahuinya. Hatimu telah terpaut olehnya. Ku tak bisa berbuat apa-apa. Ternyata benar, perasaanku selama ini hanyalah sebuah rasa sepihak yang tak kau pedulikan.

12 adalah angka terakhir urutan bulan penutup tahun. Tahun ini begitu berkesan bagiku. Mengenalmu adalah sebuah kesempatan dan kenangan yang takkan terlupakan dalam perjalanan hidupku. Meskipun pada  akhirnya perasaan yang kurasakan tak jua kau rasakan. “Kecewa” pasti ada, namun inilah skenario dari Tuhan. Aku berharap kau bahagia bersama dia, pilihan hatimu..

22 peristiwa yang tersajikan dalam fase pertambahan usiaku. Begitu banyak pelajaran hidup yang kudapatkan. Semua itu membuatku menjadi lebih tegar, bersabar dan tak mudah putus asa dalam menjalani hidup. Satu yang special, aku mulai jatuh cinta namun hanya berani menjadi pengagum rahasia saja.

Mengagumi dari balik kejauhan dan hanya berani menggoreskan rasa ini melalui pena intuisiku terhadapmu.. Tanpa Kau Tau itu..

Meneguk kekecewaan atas rasamu padanya.,

Tak ada yang salah dalam hal ini. Setidaknya aku merasa lega mengetahui kenyataan ini. Semua ini menjadi pelajaran berharga sekaligus kado dalam pertambahan usiaku..

Aku semakin percaya bahwa takdir Tuhan sangatlah indah nantinya.. Mudah bagi-Nya untuk membolak-balik hati manusia dan Allah berkuasa atas apapun didunia ini termasuk perasaan “cinta”. Untuk itu, ku berfikir alangkah lebih baiknya jika ku memantaskan diri menjadi lebih baik dan dicintai oleh-Nya sang Maha Cinta.

Jika kita dicintai oleh Allah, maka Insyaallah kita juga mendapat cinta dari sesama

 

 

By DinDyNa

Renungan ke 22

1-12-2013